Singkep Selatan – Kegiatan berkebun di SMP Negeri 2 Singkep Selatan kembali membuahkan hasil. Kali ini, sekolah berhasil memanen sayuran berupa 21,3 kilogram mentimun dan 43,8 kilogram kacang panjang, dengan total hasil panen mencapai 65 kilogram.

Panen ini menjadi bukti nyata dari upaya sekolah dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar yang produktif dan bermakna. Melalui kegiatan berkebun, peserta didik tidak hanya belajar menanam dan merawat tanaman, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung tentang proses pertumbuhan, pemeliharaan, hingga menghasilkan produk pertanian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan pembelajaran berbasis lingkungan melalui program Kebun STEM. Dalam pelaksanaannya, kebun sekolah dimanfaatkan sebagai laboratorium terbuka yang mengintegrasikan berbagai bidang ilmu, seperti sains, teknologi, rekayasa, matematika, serta literasi Bahasa Indonesia.
Peserta didik dapat belajar melakukan pengamatan, mencatat perkembangan tanaman, menghitung hasil panen, mengolah informasi, hingga menyampaikan pengalaman berkebun dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Hasil panen sebanyak 65 kilogram ini bukan sekadar tentang jumlah sayuran yang berhasil dipetik, melainkan juga menjadi gambaran dari proses belajar, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan yang terus dibangun di sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Singkep Selatan berharap kebun sekolah dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran kontekstual, sekaligus menumbuhkan keterampilan dan karakter peserta didik.
Dari kebun sekolah, tumbuh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman nyata. Karena setiap tanaman yang tumbuh membawa pelajaran berharga bagi masa depan.
SMP Negeri 2 Singkep Selatan
Belajar dari Alam, Bertumbuh dengan Pengalaman.
